Bab 12 Kamu Cocok?

by Vivi Huang 00:40,Jun 24,2020
Customer Service Mobil yang tadi banyak bicara, sekarang satu katapun tidak bisa terucap untuk menghadapi Gredy Du

Kata-kata yang diucapkan oleh Customer Service Mobil kepada Gredy Du sebelumnya diulang oleh orang-orang yang di bawah panggung.

Ketika Manajer Tang mendengar kata-kata ini, matanya tiba-tiba melotot dan berkata: "Apakah kata-kata orang-orang di bawah itu benar?"

"Ini ..." Customer Service Mobil itu malu dan sangat menyesal, tetapi bagaimanapun dia hanya bisa mengangguk dan mengakui.

Setelah mengakui hal tersebut, James Tang langsung menampar pria tersebut.

"Dasar sialan, apakah kamu lupa bagaimana peraturan perusahaan tentang bagaimana cara untuk melayani pelanggan? "

Memperlakukan Presdir Perusahaan Honeycom seperti orang bodoh dan menyuruhnya pergi, hal ini membuat James Tang menjadi sangat marah.

Kemudian, bisnis James Tang ini bukan hanya ini saja, tetapi masih ada yang lain, dan semuanya itu bekerjasama dengan Perusahaan Honeycom!

Jika Gredy Du benar-benar kesal dengan masalah ini, maka bisnisnya tersebut akan berakhir!

Setelah menampar pria itu, James Tang menendang jatuh Customer Service Mobil tersebut.

"Pergi, jangan pernah muncul di hadapanku lagi!"

Perkataan tersebut membuat Customer Service Mobil tersebut terkejut dan berkata: “Manajer, kamu boleh pukul aku dan memarahiku, tapi jangan sampai kamu memecatku, aku telah sangat sulit mencari pekerjaan seperti ini, dan aku masih harus membayar kreditan rumah dan mobilku, kamu jangan buat diriku sengsara dengan memecatku! "

Ketika memohon kepada James Tang tidak membuahkan hasil apapun, Customer Service Mobil langsung bergegas memeluk kaki Gredy Du.

"Presdir Du, Presdir Du, aku memang salah. Aku minta maaf padamu. Aku benar-benar minta maaf padamu dengan tulus, tolong kamu katakan pada manajerku untuk memaafkan diriku ini, dan aku tidak akan melakukan hal seperti ini lagi, aku mohon!".

Gredy Du tidak peduli, karena sikapnya tadi benar-benar sombong dan sekarang dia memohon kepadanya?

Bukannya dia tidak memberi kesempatan, tapi Customer Service Mobil itu sendirilah yang menghilangkan kesempatan itu, dan sekarang Customer Service Mobil itu tidak bisa menyalahkan dia.

Kemudian suara besar James Tang memanggil satpam untuk membawa Customer Service Mobil tersebut.

Pada waktu ini, Cindy Pan datang ke Gredy Du, dan dengan sengaja bersandar di lengannya Gredy Du.

"Oh, maaf, aku hanya salah paham denganmu, Presdir Du kamu jangan marah padaku ya, aku hanyalah seorang gadis kecil yang tidak mengerti, dan aku butuh pencerahan darimu!"

Sambil menyentuhnya dengan centil, dia sengaja menempelkan tubuhnya pada Gredy Du.

Terutama perkataan pencerahaan, yang penuh dengan maksud ambigu.

Jangankan tubuh Gredy Du yang diusap-usap oleh dia, James Tang yang melihat disampingnya saja tidak tahan dan berpikir: “Pelacur ini benar-benar wanita pemikat, melihat bentuk tubuhnya membuat orang tidak tahan!”

Hanya saja Gredy Du bukan James Tang, dia bisa menahan nafsu.

"Pergi dariku, aku tidak akan tergoda olehmu!"

Perkataan ini, membuat Cindy Pan tertegun.

Dia berpikir bahwa Gredy Du akan tergoda oleh dirinya, dan bahkan berpikir bagaimana memanfaatkan pria kaya ini.

Tapi itu hanya pikiran dia saja, dan malahan Gredy Du sampai memarahi dirinya sampai seperti orang bodoh.

Tidak menunggu Cindy Pan berkata, Gredy Du malahan lanjut berkata: "Jangan biarkan aku melihatmu lagi, kalau tidak aku akan mengikatmu dan akan menjualmu ke desa, aku percaya akan banyak pria tua yang menyukaimu di sana!"

Cindy Pan ketakutan dengan wajah pucat ketika dia membayangkan sekelompok orang desa menginginkan dirinya.

James Tang tidak perlu memanggil satpam, dia sendiri sampai ketakutan sekali dan langsung pergi.....

Kemudian James Tang meminta maaf kepada Gredy Du, lalu setelah urusan prosedur mobil telah selesai, maka dia sendiri yang akan mengantarkan mobil tersebut.

Gredy Du mengangguk, lalu meninggalkan pameran tersebut dan duduk bus untuk pergi ke sekolah.

Setelah tiba di ruang kelas, Malvin Mu berkata kepada Gredy Du: "Nanti malam kita makan besama yuk, dan kamu ajak pacarmu juga”.

Malvin Mu berasal dari keluarga yang biasa saja, yang hanya membuka sebuah toko buah, tidak sebanding dengan Gredy Du.

Dia sering mentraktir Gredy Du untuk makan malam, hal ini untuk menjalin hubungan baik dan membuat Gredy Du selalu ingat kebaikannya.

Makan malam hari ini ...

"Aku putus dengan Claura Zhao, kita ganti hari saja dan aku yang akan mentraktirmu”.

"Ah? Bagaimana bisa putus?"

Malvin Mu sangat terkejut dan bertanya kepada Gredy Du penyebab dia putus.

Tapi Gredy Du hanya tertawa dan tidak mengatakan apapun, dan Malvin Mu pun tidak mencoba untuk bertanya lagi.

Tapi untuk makan malam hari ini, dia terus mengajak Gredy Du untuk pergi.

"Kalau begitu malam ini harus tetap pergi, aku akan menyuruh Sunny untuk mengajak sahabatnya, dan siapa tau kalian nanti akan saling tertarik satu sama lain....."

Gredy Du ingin menolak, tetapi Malvin Mu sudah menelepon pacarnya Sunny Sun dan mengatakan soal masalah ini.

Jadi pada malam hari ini, Gredy Du dan Malvin Mu pergi menggunakan taksi.

Saat tiba di restoran, Gredy Du bertemu Sunny Sun, dan juga melihat sahabat Sunny Sun yang bernama Suvi Chen.

Memang benar bahwa Suvi Chen merupakan gadis yang enak dilihat dan dengan make-up nya dia terlihat sangat menarik hati.

Dan ketika melihat dia berdandan dan cara berpakaiannya, bukan dari keluarga yang biasa-biasa saja..

Kenyataanya memang begitu, mendengar percakapannya yang mengatakan “LV” dan “Omega” saja sudah bisa tahu, semuanya itu merupakan barang-barang mewah.

Hal semacam ini sama sekali tidak dapat ditemui pada gadis-gadis biasa, yang membuktikan dia dari keluarga yang kaya.

Tapi Malvin Mu berpikir ini bukan suatu masalah, dia beranggapan yang terpenting adalah sebuah perasaan dan materi adalah hal yang kedua.

Jadi dia berbisik di telinga Sunny Sun dan mengatakan sesuatu kepadanya.

Begitu Sunny Sun mendengar itu, dia tertawa dengan senang.

"Kamu lupa ya, Suvi Chen itu dari keluarga yang seperti apa, kamu menjodohkan dia dengan Gredy Du, apakah Gredy Du cocok? "

Di depan Gredy Du, Sunny Sun mengatakan hal ini, yang mengartikan bahwa dia tidak menghargai Gredy Du.

Dia tidak menghargai Gredy Du yang sering makan bersama dengan pacarnya Malvin Mu.

Setelah itu, Sunny Sun menoleh ke arah Suvi Chen dan berkata: "Suvi, akan kukatakan sebuah hal lucu padamu, Gredy Du ingin pacaran denganmu!"

Setelah Sunny Sun berbicara seperti itu, Suvi Chen juga tertawa sampai perut mereka berdua sakit, seperti mendengar lelucon yang sangat heboh sekali.

Setelah beberapa lama, Suvi Chen berkata: “Aduhh, hampir membuatku mati tertawa, dan membuatku terpikir sebuah lelucon lain”.

"Ada sebuah katak masuk dalam air limbah, kemudian pada suatu hari melihat seekor angsa putih terbang diatasnya, dan kemudian dengan sangat melompat-lompat dengan sangat bersemangat, lalu memberitahu siapapun bahwa dia ingin mengejar seekor angsa putih itu".

"Coba tebak apa yang orang lain katakan ketika mendengar ini? Orang lain berkata, kamu cocok? "

Sunny Sun yang mengejek secara langsung, dan Suvi Chen yang menghina secara tidak langsung.

Kedua gadis ini, tidak berarti di mata Gredy Du.

Jika bukan karena Sunny Sun adalah pacar Malvin Mu, dia sudah malas untuk bertemu gadis semacam ini.

Kemudian Malvin Mu juga menyadari bahwa malam baik ini telah menjadi buruk, dia segera menengahi dan bekata: "Ayo kita makan, makan".

Saat dia sedang bicara, di bagian sana terdengar suara mesin.

Sunny Sun dan Suvi Chen saling menatap, dan kemudian mata kedua gadis itu terlihat sangat terpesona dan kagum—

"Rolls-Royce Cullinan ?!"

Download APP, continue reading

Chapters

207