Bab 10 Masalah Keluarga Lin

by Tristan Xu 10:23,Jul 07,2020
Apa yang sebenarnya dipikirkan oleh gadis ini, aku tidak percaya dengan adanya rejeki nomplok, apalagi yang jatuh itu adalah seorang wanita, itu lebih tidak mungkin.

“Apakah kamu berkelahi dengan pacarmu?” Erwin Gu bertanya.

“Apakah kamu mau menjadi pacarku?” Lily Lin tidak menjawab pertanyaan Erwin Gu, dengan mata yang penuh air mata hanya memandangi Erwin Gu.

“Apakah kamu bertemu suatu masalah? Atau baru putus?”

“Kamu itu seorang pria atau bukan?”

“Apakah kamu itu telah dengan paksa dijodohkan oleh keluargamu? Atau dipaksa menikah?”

“Apakah kamu tidak berani?”

“Kamu ada masalah apa, coba katakan padaku?”

“Kamu sangat lemah, kamu bukanlah seorang pria.”

Erwin Gu mulai panik, wanita yang baru dia kenal beberapa jam yang lalu ini! Malah berkata aku bukanlah seorang pria! Brengsek, aku ini seorang pria tulen.

Tiba-tiba keluar sebuah aura seorang yang ingin membuktikan dirinya. Brengsek, tidak usah dipedulikan!

“Naik ke mobil!”

Seketika wajah kasihan Lily Lin tadi menghilang

Wajahnya memanjarkan perasaan yang sangat puas.

Tentu saja, saat Lily Lin menaiki mobil, Erwin Gu masih sadar. Dia harus bertanya dengan jelas, jangan sembarangan membawa seorang wanita pulang ke rumah!

“Apakah sekarang kamu bisa mengatakannya? Apa yang sebenarnya terjadi?”

Mata Lily Lin pun meredup, dan alis kecilnya itu juga mulai berkerut. “Aihh, itu semua karena kedua orangtuaku, memaksa aku untuk menikah dengan seorang playboy. Kamu harus tahu, setiap hari si brengsek itu terus berganti wanita. Jika aku menikah dengannya, pasti hidupku akan sengsara.” Setelah selesai berkata, Lily Lin kembali menghela nafas panjang.

“Apakah kamu telah mengatakan masalah ini pada keluargamu? Bukankah kalau kamu katakan sejujurnya masalah akan selesai?”

“Huh, jika orangtuaku tidak tahu aku bisa menjelaskannya. Ini jelas-jelas orangtuaku tahu, masih ingin tetap menikahkanku dengan si brengsek itu, inilah yang membuat aku sangat marah.” Setelah selesai berkata, kepalan tangan Lily Lin menjadi lebih kuat.

Erwin Gu juga tidak berdaya, dunia seperti saat ini ternyata masih ada orang tua seperti itu? “Sepertinya perlakuan ayahku itu, sudah termasuk sangat baik. ”

“Jika nanti kita sudah sampai di Villa Honghu, kamu harus menemaniku untuk bertemu ayahku, dan beritahu dia, jika kamu adalah pacarku, ada lagi, sikap kamu juga harus kuat dan keras, karena ayahku itu agak sulit dihadapi, Erwin Gu, kebahagiaanku akan aku serahkan padamu.”

Erwin Gu merasa sedikit aneh setelah mendengar kalimat terakhir yang diucapkan Lily Lin.

Meskipun tahu maksud dari Lily Lin, tapi jika mendengar gadis yang mempesona seperti itu berkata seperti itu pada dirinya, “Kebahagiaanku akan aku serahkan padamu”, laki-laki mana yang bisa tahan?

Setelah berkata seperti itu Lily Lin sendiri juga merasa sangat ambigu, setelah itu dia langsung berkata: “Di persimpangan itu belok kanan setelah itu sampai.”

Erwin Gu baru menyadari, bukankah Villa Honghu adalah villa terbaik di daerah itu, villa tersebut juga termasuk villa terbaik di Kota A.

“Rumahmu ada di Villa Honghu? Apakah keluargamu itu kaya, setidaknya harga satu villa di sini juga sekitar puluhan juta RMB (sekitar 20 miliar rupiah).” meskipun bagi seorang seperti Erwin Gu uang sebesar puluhan juta RMB itu sangat kecil, tapi bagi masyarakat biasa, itu adalah hasil dari kerja keras seumur hidupnya.

“Aii, keluagaku yang membukanya!”

“Keluarga kamu yang membuka Villa Honghu?” Villa Honghu adalah proyek yang dibuat oleh Perusahaan properti keluarga Lin, perusahaan properti ini sudah mempunyai nama yang terkenal di Kota A.

Berarti gadis ini, adalah putri dari presdir Jordan Lin?

Ini seperti sedang menaiki kapal bajak laut, Jordan Lin, memanglah orang yang sangat sulit dihadapi.

Tapi karena sudah menaiki kapal tersebut, sekarang hanya bisa melawan, harus berbuat kebaikan sampai selesai.

Mobil pun berhenti di depan sebuah Villa, Erwin Gu pun mengikuti Lily Lin masuk ke dalam.

Saat itu, Jordan Lin sedang duduk di atas sofa sambil merokok, saat dia melihat Lily Lin pulang dan diikuti oleh Erwin Gu yang berada di belakangnya, emosinya langsung naik, dengan ganas menatapi Erwin Gu dan berkata: “Lepaskan!”

Erwin Gu yang tadinya memegang tangan Lily Lin karena bergetar, karena terkejut seketika langsung dilepaskannya.

Ayah, ini adalah pacarku, kami sangat....” Belum menunggu Lily Lin selesai berbicara, Jordan Lin langsung berjalan ke depan Erwin Gu dan dengan serius berkata: “Berapa Lily Lin membayar untuk mempekerjakanmu, aku Jordan Lin membayar kamu dua kali lipat.”

“Presdir Lin, aku dan Lily Lin kami berdua tulus saling mencintai, aku harap anda bisa merestui kami!”

“Kamu jangan berakting lagi di depanku, sebelum aku lebih marah lagi, lebih baik kamu cepat pergi.” Dengan emosi Jordan Lin berkata pada Erwin Gu.

Memang benar jika saat ini dia sedang berakting untuk membantu Lily Lin, tapi setealh mendengar kata “Pergi”, hal itu sangat membuat Erwin Gu tidak nyaman.

Erwin Gu melangkah kedepan Jordan Lin dan berkata: “Aku karena melihat anda adalah ayah dari Lily Lin, aku dengan hormat memanggilmu paman. Aku harap anda bisa merestui hubunganku dengan Lily.”

Saat ini Lily Lin sangatlah terkejut hingga terdiam, memang dia memberitahu Erwin Gu jika harus lebih tegas, tapi dia tidak mengira jika Erwin Gu seberani ini.

Apalagi saat Erwin Gu memanggilnya Lily, wajahnya langsung memerah.

“Tidak mungkin, dia ini adalah putriku, aku tidak akan membiarkan anakku ini bersama dengan orang sepertimu, aku tidak peduli ini semua asli atau hanya akting. Tapi yang jelas keluarga kami tidak menerimamu.” Dari wajah Jordan Lin sudah terlihat sangat memandang rendah Erwin Gu.

“Ayah, kenapa? Kenapa aku harus menikah dengan seorang bajingan, setiap hari dia selalu pergi minum dan bermain wanita, apakah kamu ingin membiarkan aku menjadi seorang janda?” Sambil berkata mata Lily Lin mulai mengeluarkan air mata, dia sudah tidak bisa menahan air mata tersebut untuk jatuh.

Jordan Lin mengerutkan keningnya, dan dengan iba memandangi Lily Lin.

Erwin Gu akhirnya menyadari, terlihat jelas jika semua ini bukanlah keinginan dari Jordan Lin.

“Presdir Lin, jangan-jangan anda telah mendapatkan suatu masalah? Atau harus tetap menikahkan anak yang kamu besarkan ini menikahi seorang bajingan.”

“Jika aku bisa, mana mungkin aku akan merusak kebahagiaan putriku? Sudahlah tidak berguna juga aku menjelaskannya padamu, ini adalah masalah keluarga Lin, tidak bisa dicampuri oleh orang seperti kamu, masalah hari ini, aku juga tidak ingin melanjutkannya lagi, kamu pergilah.” Setelah selesai berkata, Jordan Lin langsung membalikkan badan pergi, dan tidak melihatnya lagi.

Lily Lin sangatlah menderita, dia tahu Erwin Gu tidak bisa membantu keluarga Lin, tapi bagaimana pun Erwin Gu, adalah harapan terakhir Lily Lin, dan sekarang harapan itu juga sudah mau padam.

“Paman Lin, jika semua ini karena uang, ini bukanlah masalah yang besar, jika tidak keberatan coba anda katakan kepadaku.”

Jordan Lin marah, “Dasar orang yang tidak tahu untung, masalah yang ada pada keluarga Kami apa hubungannya denganmu? Kamu kira hanya dengan batasanmu saat ini kamu bisa membantu, kamu kira masalah ini bisa selesai hanya dengan uang sebesar ratusan ribu RMB saja (sekitar ratusan juta rupiah)?”

Download APP, continue reading

Chapters

121